Kamis, 23 Januari 2014

Dajjal Wahabi Menggugat "MAULID NABI", Sunni/Aswaja Menjawab

Wahabi: “Anda hanya menganalogikan perayaan Maulid dengan puasa Asyura’, yang terdapat dalam hadits. Mengapa Anda tidak menganalogikan Maulid dengan dalil dalam al-Qur’an?”

Sunni: “Di dalam al-Qur’an juga terdapat ayat yang dapat dijadikan dasar Maulid Nabi SAW. Allah SWT berfirman:

“ Isa putera Maryam berdoa: “Ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami Yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezkilah Kami, dan Engkaulah pemberi rezki yang paling Utama”. (QS. al-Maidah : 114).

Dalam ayat di atas, Nabi Isa AS berdoa kepada Allah agar dikaruniakan hidangan dari langit yang akan menjadi hari raya bagi umatnya. Yang jelas, lahirnya Nabi Muhammad SAW lebih utama dari pada turunnya hidangan dari langit kepada Nabi Isa AS. Apabila turunnya hidangan dari langit layak dijadikan sebagai hari raya, sudah barang tentu lahirnya Rasulullah SAW lebih layak dijadikan hari raya karena memang jauh lebih mulia dan lebih utama.

Wahabi: “Anda harus tahu bahwa yang pertama kali merayakan Maulid Nabi SAW itu orang-orang Syiah Isma’iliyah di Mesir, yang termasuk aliran sesat menurut Ahlussunnah Wal-Jama’ah. Mengapa Anda mengikuti jejak orang-orang Syiah?”

Sunni: “Memang kaum yang anti Maulid seperti Wahabi menjelaskan bahwa yang pertama kali menggelar Maulid itu orang-orang Syiah Isma’iliyah di Mesir. Sementara para ulama yang pro Maulid menjelaskan bahwa yang pertama kali menggelar Maulid itu seorang Raja yang adil, penganut Ahlussunnah Wal-Jama’ah, yaitu Sultan Muzhaffaruddin Kawkabri bin Zainuddin Ali Buktikin. Beliau mengikuti jejak seorang ulama shaleh yang populer, yaitu al-Imam Umar bin Muhammad al-Mulla. Versi kedua ini sepertinya lebih dipercaya, karena disebutkan oleh al-Hafizh al-Suyuthi, dan sebelumnya disebutkan oleh al-Imam al-Hafizh Abu Syamah al-Dimasyqi dalam kitabnya al-Ba’its ‘ala Inkar al-Bida’ wa al-Hawadits, hal. 95-96. Kitab ini sangat dikagumi oleh kaum Wahabi, dan di-tahqiq oleh Masyhur Hasan Salman, penulis Wahabi yang sangat produktif, karena banyak mengupas persoalan bid’ah yang diperangi oleh kaum Wahabi. Meskipun demikian, Abu Syamah masih menganggap perayaan Maulid termasuk bid’ah paling hasanah.

Dan seandainya, versi kaum anti Maulid tersebut benar, bahwa yang pertama kali menggelar Maulid itu orang-orang Syiah Isma’iliyah yang sesat, maka hal ini tidak berpengaruh terhadap hukum Maulid, karena dalil yang diajukan oleh para ulama sangat kuat, sebagaimana kami tegaskan sebelumnya. Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan dalam Shahih-nya:

“Dari Aisyah RA, bahwa kaum Quraisy telah berpuasa Asyura pada masa-masa Jahiliyah, kemudian Rasulullah SAW , memerintahkan umatnya berpuasa sampai akhirnya diwajibkan puasa Ramadhan dan Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang mau berpuasa Asyura berpuasalah, dan barang siapa yang mau tidak berpuasa, maka tidak berpuasa.”

Dalam hadits di atas, dijelaskan bahwa puasa Asyura itu tradisi kaum Quraisy pada masa-masa Jahiliyah. Akan tetapi karena puasa tersebut benar, maka Rasulullah SAW memerintahkan umatnya berpuasa, tidak peduli walaupun puasa tersebut dari Jahiliyah.

Wahabi: “Itu yang menetapkan puasa Asyura kan Rasulullah SAW. Kalau Maulid siapa?”

Sunni; “Kalau Maulid yang menetapkan jelas para ulama besar seperti al-Imam Abu Syamah, Ibnu Taimiyah, al-Hafizh Ibnu Hajar, al-Suyuthi dan lain-lain, dengan dalil Qiyas, yaitu dianalogikan terhadap hadits Rasulullah SAW dan al-Qur’an yang turun kepada Rasulullah SAW. Nah, kan persoalannya selesai. Mau apalagi? Dalam agama kan seperti itu?”

Wahabi: “Hari kelahiran Rasulullah SAW diperselisihkan oleh para sejarawan. Mengapa Anda menetapkan Maulid Nabi SAW pada bulan Maulid?”

Sunni: “Perlu Anda ketahui, bahwa para ulama menggelar Maulid, dasarnya bukan karena hari kelahiran Nabi SAW disepakati pada hari tertentu secara pasti. Coba Anda lihat dalil-dalil para ulama yang kami kutip. Tidak ada yang berdalil, karena hari kelahiran Nabi SAW tanggal sekian secara definitif. Dan para ulama yang menganjurkan Maulid seperti Abu Syamah, Ibnu Taimiah, Ibnu Hajar dan al-Suyuthi, semuanya ahli hadits dan sejarah. Tidak perlu belajar kepada kita soal sejarah kelahiran Nabi SAW.

Hanya saja yang perlu Anda ketahui, hari kelahiran Nabi SAW yang paling dikuatkan oleh para ulama adalah Senin tanggal 12 Rabiul Awal. Ini saja sudah cukup dalam menjadi ketetapan hari perayaan Maulid. Karena masalah Maulid ini bukan persoalan akidah, yang harus menggunakan dalil shahih dan qath’iy.”

Wahabi: “Kelompok Anda dalam mengamalkan suatu amalan, tidak mencari dalil dulu. Tapi mengamalkan dulu, baru mencari dalilnya. Bukan mencari dalilnya dulu, baru mengamalkan.”

Sunni: “Maaf, itu kan menurut Anda. Anda sepertinya tidak tahu sejarah Islam. Anda perlu belajar agama lebih dalam lagi. Apakah Anda kira bahwa yang mengawali tradisi Maulid itu orang awam yang tidak mengerti ilmu agama? Tradisi Maulid itu awalnya dari ulama. Hanya karena sekarang ini, amaliyah umat Islam banyak mendapat serangan dari kelompok Anda, maka para ulama mencarikan dalilnya. Dan itu sudah ada sejak dulu. Sedangkan statemen Anda, bahwa kami mencari pembenaran dari dalil, itu karena Anda, hanya menggunakan dalil kullu bid’atin dholalah. Setiap ada persoalan, anda dalili dengan hadits kullu bid’atin dholalah, dengan pemahaman yang tidak sesuai dengan pemahaman ahli hadits. Maaf, kami agak keras, karena mengimbangi bahasa Anda.”

Mudah-mudahan catatan ini bermanfaa

IDRUSRAMLI.COM
Islamic Motivation

Senin, 18 November 2013

MENDAKI PUNCAK GUNUNG PANDERMAN

mendaki bukanlah hal yang sulit bagi para kader HmI koms TP...
yang telah dilakukan mendaki gunung bromo, panderman 2 kali dan ada rencana akan mendaki gunung smeru pada liburan semester ini..

para pendaki-pendaki yang ingin melanjutkan hobby pas waktu disekolah dulu monggo bareng-bareng mendaki gunung semeru..

Gunung Semeru atau Sumeru adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko.

acara HMI tidak hanya yang susah dan bikin jenuh, melainkan yang senang dan bikin penuh tantangan,,akan tetapi sesekali menghantam pemerintah yang gak adil dan bikin keputusan semena-mena.

Himpunan Mahasiswa Islam komisariat Teknologi Pertanian yang dominannya bukan dirana politik melainkan di karya ilmiah atau kepenulisan tidak menutup kemungkinan untuk mendaki gunung tertinggi di pulau jawa ini..

ayooo gogogo setelah panderman ini kita akan langsung mendaki gunung semeru,,masih mempersiapkan segala kebutuhannya...

Kamis, 14 November 2013

PEMBEKALAN PKM

pkm adalam program kreativitasmahasiswa yang dilaksanakn setahun sekali oleh Direktoralt Jendral Pendidikan Tinggi yang bertujuan untuk

dengan PKM ini para mahasiswa dapat mengaplikasikan rencananya dan dibiayai oleh DIKTI, setelah dibiayai mahasiswa akan dinilai agar dan lolos pimnas (pekan ilmiah mahasiswa nasional) d pada tanan bisa-bisa lulus kuliah tanpa skripsi.

untuk menuju pimnas diperlukan teknik-teknik yang biasa dilakukan oleh para juri. maka dari itu HmI menyediakan pembekalan PKM dari orang yang pernah lolos pimnas, seperti yang dilaksanakan pada tanggal 20 september 2013. dalam kegiatan ini tidak hanya materi tapi dilaksanakan talkshaw serta pembentukan kelompok bagi yang berminat.

teknik yang disampaikan oloeh pemateri adalah bagaimana cara kita mencari judul, melaksanakan kordinasi serta lolos pimnas..

mungkin ini saja yang bisa kami tulis, kurang lebihnya kami minta maaf
semoga bermanfaat
admin

AKSI DAMAI PERINGATAN HARI PAHLAWAN (10 November 2013)

aksi sering disalah artikan oleh para mahasiswa maupun masyarakat, aksi = demo, demo = anarki..
paradigma seperti ini yang seharusnya dirubah, arti kata aksi luas sekali, bisa aksi damai, aksi solidaritas dan aksi-aksi lainnya seperti aksi peringatan "hari pahlawan" yang deselenggarakan oleh HmI semalang raya pada hari minggu tanggal 10 november 2013 kemaren mulai jam 5 sore.

aksi ini dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan (TMP) dengan acara tabur bunga dan berdoa bersama agar pahlawan kita diampuni dosa-dosanya serta harapan para pahlawan tetap diperjuangkan oleh mahasiswa yang sadar bahwa dirinya dibayari oleh rakyat (subsidi).

setelah acara tabur bunga HmI melaksanakan sholat maghrib bersama di masjid dan dilanjutkn orasi, drama, serta puisi di depan gedung pahlawan trip daerah jalan ijen kota malang, jawa timur.dari TMP para mahasiswa ini berjalan kaki yang menunjukkan bahwa hari itu adalah hari pahlawan denan membagikan selembaran kertas atau bacaan yang beriskan memberitahukan pada pengguna jalan agar tidak lupa akan perjuangan para pahlawan-pahlawan kita yang terutama 6 000 -16 000 orang yang meninggal di surabaya pada jaman dahulu.

mungkin ini saja yang bisa kami tulis, kurang lebihnya kami minta maaf
semoga bermanfaat
admin

YASIN BERSAMA

kegiatan Himpunan Mahasiswa Islam tidak hanya kemasyarakatan dan keindonesiaan, tetapi ada juga yang bergerak di keislaman. selain kajian HMI mengadakan yasin bersama dan mengaji al-quran setiap kamis malam jumat seperti yang dilakukan tadi malam (Kamis malam Jumat tanggal 14 November 2013)

yasin bersama biasanya dilakukan oleh para Nahdlatul Ulamak (NU), akan tetapi dalam HMI bukan hanya orang-orang NU,  HMI menerima bagi orang ISLAM Indonesia entah itu NU atau MUHAMMADIAH.

dalam agenda kamis malam biasanya setelah magrib dilaksanakan yasin dan ngaji bersama setelah itu ada agenda rutinan atau kajian dari bidang PA, pembahasan kajian dapat diberitahukan sehari sebelum dilaksanakan kajian, atau hari rabu.

kegiatan yang dilaksanak tadi malam adalah kegitan rutinan yang bertujuan untuk meningkatkan nilai-nilai keislaman pada diri kita. dalam HmI tidak memaksakan untuk ikut acara ini, HmI memberikan kebebasan berfikir dan mengikuti imam masing-masing, yang tidak sepakat ya tdak usah ikut yang penting tidak mengganggu kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan mahdzab masing-masing

mungkin ini saja yang bisa kami tulis, kurang lebihnya kami minta maaf..
semoga bermanfaat
admin

Senin, 11 November 2013

SELAMAT DATANG MAHASISWA BARU UB 2013


himpunan mahasiswa islam yang sering disebut HMI adalah organisasi extra kampus (omek) yang biasanya tidak hanya bergabung atau mengurusi kampus saja, melainkan berurusan dengan masyarakat setempat. kegiatan yang dilakukan oleh HMI komisariat Teknologi Pertanian sangat bervariasi mulai dari yang sedih sampai yang senang-senag, salah satunya adalah kegiatan yang bertujuan untuk membantu para mahasiswa islam dengan memberikan informsi mengena kampus mulai dari ospek universitas sampai ospek jurusan dan tidak menutup kemungkinan membantu tempat tinggal sementara buat para mahasiswa baru yang belum dapat tempat tinggal dimalang.

banyak skali mahasiswa yang masih belum tahu kondisi malang, hmi juga menyediakan informasi serta transportasi bagi mahasiswa yang butuh bantuan untuk membeli perlengkapan ospek baik universitas maupun fakultas danjurusan.
HMI sering dipandang sebelah mata oleh organisasi atau tanpa organisasi, tapi itu semua hanya tudingan belaka yang sebenarnya terjadi tidak seperti itu.
HMI bergerak tidak untuk partai politik dan sejenisya, hmi bergerak pada mhsiswa, islam, dan indonesia,,
mahasiswa yang bagaimana? mahasiswa yang terdaftar di perguruan tinggi, tidak memandang sifat mahasiswa, entah itu akademisi, orgnisatoris, businessman, hedonis, apatis dll..
untuk islam yang kayak apa? islam yang sudah baca syahadat 2,, dan juga dibuktikan pada KTP..itu saja..
dan untuk indonesia? jelas kita tinggal di indonesia, otomatis kita harus memperjuangkan dan mepertahankan kemerdekaan...
selamat datang mahasiswa baru..
selamat datang para pejuang kemerdekaan...
semangatttt..
#YAKUSA_FTP




7 Cara Bersyukur atas Nikmat Yang Diterima

Bersyukur punya dampak besar bagi kehidupan manusia. Hal ini sering diajarkan oleh banyak orang, namun mungkin banyak juga yang melupakannya. Terlebih ketika didera oleh beratnya tekanan dalam hidup, mengucap syukur sering lalai dilakukan.
Sekalipun untuk hal-hal kecil, yang mungkin dianggap remeh atau sudah biasa dinikmati, bersyukurlah. Sebab itu akan berpengaruh besar dalam kehidupan anda.
Lalu bagaimana sebaiknya cara bersyukur dilakukan?
Bagi muslim, mengucap alhamdulillah adalah hal yang biasa dilakukan. Namunucapan syukur tersebut akan kehilangan maknanya jika tak anda resapi. Lakukanlah dengan penuh ketulusan.
Berikut ini beberapa cara untuk bersyukur kepada Tuhan.
  1. Saat beribadah. Bagi yang beragama Islam, resapi bacaan alhamdulillahirobbil ‘alamin yang selalu dibaca setiap ketika sholat. Begitupun seusai sholat, dalam doa ucapkan syukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah dilimpahkannya. Atau juga dengan melakukan sujud syukur. Begitu juga untuk yang beragama lainnya, bisa melakukan peribadatan sesuai cara yang diajarkan.
    Intinya, biasakan untuk bersyukur tiap kita beribadah, dan resapi saat kita melakukannya.
  2. Ketika bangun di pagi hari. Saat anda bangun tidur, ucapkan syukur karena anda diberi kesempatan untuk melanjutkan hidup di hari ini dengan mengisinya dengan kegiatan yang bermanfaat. Anda diberi energi untukACTION dan berupaya mencapai yang anda cita-citakan.
  3. Berikan senyuman. Senyum merupakan sebuah bentuk ungkapan syukur atas segala nikmat yang telah diterima. Dan kita ikut menyebarkan energi positif ini pada orang lain agar bisa ikut merasakannya.
  4. Ucapan terimakasih. Mengucapkan terimakasih kepada orang lain juga cara simpel untuk mewujudkan rasa syukur kita. Berkat kehendak Tuhan yang dilakukan melalui orang tersebut, apa yang kita inginkan jadi terlaksana.
  5. Acara syukuran. Mengadakan acara syukuran merupakan bentuk perwujudan syukur ketika hajat yang diinginkan tercapai. Acara ini positif karena juga bisa menambah erat hubungan dengan sesama.
  6. Memberi hadiah. Memberikan hadiah pada seseorang juga bisa menjadi suatu ungkapan syukur kepada Tuhan.
  7. Lakukan kegiatan sosial. Mengadakan kegiatan sosial atau hal-hal yang kelihatannya sepele seperti membersihkan lingkungan, juga merupakan wujud syukur kita kepada Tuhan.
Bersyukurlah dalam setiap kesempatan, dalam situasi yang sulit sekalipun; niscaya anda akan dilimpahi keberkahan dan kebahagiaan.
Jadi… sudahkah kita bersyukur hari ini?
By Joko Susilo